DAMN! Lo tau gue diajak Sandi kerumah siapa?! Anjrit! Gue diajak kerumah nya REYHAN! Temen Sandi. Bukan temen biasa. Dia orang yang pertama gue kenal langsung marah22. Dia itu sukaaaaa bgt ngata22in Sandi. Sampe22 gue sama Sandi sebel sama dia.
__________________________________________________________________________________
Gue tau akhirnya pasti si Alsa marah sama gue karena gue ngajak dia kerumah Reyhan. Gue tau pasti akan jadi kayak gini, Tapi gue ga berani buat dateng kerumah Reyhan sendiri. Kenapa bisa gue ngajak Alsa ke rumah Reyhan?! This is the flashback:
"Aaaah bosen bgt jir! Tahun baru ga kemana22-___- Ada miracle apa gitu kek dateng ke gue! Please God" Gue tiduran di kamar sambil meratapi nasib gue. Tiba22 handphone gue bunyi. Tanda ada telepon masuk. "Untitled" bacaan di layar HP gue. "Ngapain sih nih orang make di private number?! Angkat ga ya..." Ucap gue kesal. Setelah beberapa saat gue menimbang22 akhirnya gue memutuskan untuk mengangkat telepon tersebut. "Halo?" kata gue. "Halo.. Ng, ini Sandinia Putri?" kata si penelepon. Suaranya terdengar agak serak, dari suaranya bisa ditebak kalo dia bukan pria. Dia wanita. Kira22 seumuran nyokap gue deh dari suaranya. "Eh? Ng iya betul. Ini siapa ya? Ada perlu apa dengan saya?" ucap gue hati22 supaya masih terdengar sopan. "Begini, ini mamanya Reyhan. Muhammad Reyhan Syahraffi" DENG! OHMYGOD! REYHAAAAAAN! JDEEEER MALAPETAKA NIH BUAT GUE. JRIT! "O..o..oh iya ke..ke..kenapa tante?" Jawab gue. Keseeeeeel bgt gue inget lagi sama si Reyhan brengsek itu! Gue berharap dia tuh lenyap dari muka bumi ini. Gue pengen bgt marah22 skrg! Tapi apa daya gue.. Yg sdg berbicara dgn gue disini bukan Reyhan tapi mamanya.. "Sandi.Ta..ta Tante bisa minta tolong sama kamu?" Jawab nyokap Reyhan. Lembut namun terdengar gugup.. Ada apa sebenarnya ini "Hmm.. minta tolong apa ya tante?" kata gue. "Begini.. Reyhan........."
__________________________________________________________________________________
"Gue ga mau turun Sand !" Alsa kesal.
Yaya ngerti deh ya tapi gimana lagii.. gue ga berani dateng sendirian...
"Please Al.. Please! Gue mohon bgt sama lo!" Gue memohon.
"Apaan sih maksud lo Sand?!! Gue udah bilang berulang22 kali ya sama lo! GUE BENCI SAMA REYHAN!" Getas Alsa.
"Oke oke gue ngerti.. Tapi masa lo ga mau nolongin gue sih Sand? Kita itu udah temenan dari kecil yaa, tapi lo masih egois gini sama gue" kata gue
" Heh! Yang egois tuh lo! Maksa22 gue buat nemenin lo nemuin si Reyhan!" Ucap Alsa kasar.
"Yaah.. Please dong Al" Mohon gue.
"GA!" Alsa masih bersikeras
" Yaaaah.. Al! Please apa perlu gue sujud depan lo? Apa perlu gue nyembah lo?" Pancing gue.
Dan YES! Alsa kena jebakan
" Ng.. ng.. AARGH! Oke deh gue temenin! Tapi engga lebih dari 1 jam!" Alsa menyerah.
"OKE!" Ucap gue semangat "YES YES YES YESSSSS" batin gue.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar